Senin, 21 Juli 2008

Planologi?!!

Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota (T.PWK)

Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

1 Juni 2007...

merupakan hari pengumuman bahwa saya diterima di jurusan ini.

Masuk secara resminya adalah tanggal 3 September 2007.

Hari ini adalah hari rabu, tanggal 3 Juni 2008, berarti udah setahun saya diterima di jurusan ini. Sudah hampir 2 semester saya lalui, tentunya sudah dapat lumayan banyak pengalaman, yang sekiranya membuat kita mengerti sebenarnya jurusan ini seperti apa.

Dimulai dari semester 1 yang memberikan pelajaran mengenai Pengantar PWK, statistik, serta ilmu tentang komputer sampai akhirnya semester 2 mulai dipilah-pilah antara kota dan wilayah, bagaimana cara menggambar peta dan site plan, geologi lingkungan demi kelayakan suatu tempat, pengantar ekonomi dan kewirausahaan, dan yang tak kalah penting juga adalah teknik komunikasi karena seorang planner harus pandai berbicara, sehingga dibutuhkan teknik-teknik tertentu agar apa yang disampaikan seorang planner dapat diterima oleh masyarakat.

Selama hampir setahun, tentunya saya sudah banyak mengenal berbagai macam karakter, dan berada dalam suatu kelompok yang berbeda-beda tentunya. Awal pertama dihadapkan dalam kelompok-kelompok, sempat terbesit dihati saya ”kenapa kelompok ini ga bisa menyatukan ide-idenya? Apakan nantinya bakal begini selama di Plano?”

Mungkin dalam kelompok ini kurang koordinasi, ya maklum isinya sekitar 17 orang.

Eits eits, bicara tentang plano, tak lupa juga berbicara mengenai LDO dan Pelantikan. Dari kedua acara tersebut, saya menjadi mempunyai banyak teman dari D3 dan reguler 2 Planologi. Mengapa bisa begitu? Karena kita dikelompokkan secara acak dan bercampur baur dengan prodi lain.

Namun berbicara mengenai tugas, saya rasa setiap anak mesti punya komputer. Karena kita pastinya tidak akan lepas dengan yang namanya komputer, sudah cukup saya dan teman-teman lain merasakan direntalan sampai jam 12 malam (hehe malah curhat). O y, jangan lupakan kalkir!! Karena kita membutuhkannnya saat menggambar peta, ho.....

Btw, setelah kita belajar pengantar PWK dan juga perencanaan kota, ternyata apabila dipikir Planologi itu bukan ilmu yang gampang, karena kita seorang planner merupakan dokter bagi kota, tidak hanya 1 orang yang kita obati, namun berjuta manusia. Banyak aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam merencanakan suatu wilayah dan kota. Makanya, di Planologi kita mempelajari segla hal, politik, sosial , ekonomi, budaya, desain, dan banyak lagi.

Di planologi tentunya kita akan mengenal yang naamanya survey. Dalam survey, tentu saja kita berkelompok, dengan kelompok yang berbeda-beda kita akan bisa memahami karakter setiap anak secara mendalam, mulai dari yang suka males-malesan, cerewet, males-malesan, bahkan marah-marah. Perbedaan tersebut merupakan warna-warni selama hidup di Plano.

Sebenernya masih banyak hal-hal mengenai Plano yang ingin saya sampaikan, tapi berhubung waktu yang singkat, hanya itu bagian kecil dari Plano yang dapat saya ceritakan. Ingat bahwa di Plano kita akan merasakan warna-warni kehidupan yang sebenarnya. (hehe....)

Keep Planning!!!

Tidak ada komentar: